Program Kami

Beasiswa Tahfidz

Yayasan Komunitas Berdaya Indonesia

Logo Program

Beasiswa Tahfidz

Yayasan Komunitas Berdaya Indonesia

Beasiswa Tahfizul Quran untuk Menjadi Da’I : Ketika Ayat Menjadi Arah

Dalam menghadapi tantangan zaman modern, umat Islam membutuhkan para da’i yang tidak hanya memahami ilmu agama secara mendalam, namun juga memiliki hafalan Al-Qur'an sebagai landasan dakwah yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan program yang mendukung regenerasi dai dengan fondasi tahfidz yang kokoh, akhlak yang baik, dan kemampuan komunikasi dakwah yang efektif. Program beasiswa Tahfidzul Qur’an untuk menjadi dai ini hadir sebagai solusi untuk mencetak dai-dai muda yang hafal Al-Qur’an dan siap berdakwah di masyarakat.

Indonesia memiliki jutaan penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah. Namun, tidak semua hafiz memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi. Di sisi lain, kebutuhan akan dai yang relevan, membumi, dan mampu hadir sebagai sahabat umat semakin tinggi di tengah kompleksitas kehidupan masyarakat modern. Program Beasiswa Sarjana Tahfidzul Qur’an untuk Menjadi Da’i Sahabat Umat adalah inisiatif strategis untuk mencetak dai muda yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tapi juga memiliki kemampuan akademik dan sosial dalam menyampaikan nilai-nilai Islam. Program ini menyasar pemuda dari latar belakang keluarga dhuafa yang memiliki potensi besar namun terbatas secara finansial.

Melihat kondisi tersebut, Yayasan Komunitas Berdaya Indonesia menggagas program Beasiswa Sarjana bagi Siswa Tahfizul Qur’an untuk menjadi Da’I Sahabat Umat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Qur’ani. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga menyiapkan para hafiz menjadi da’i sahabat umat yang mampu berdakwah secara kontekstual dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sebelum mengikuti program, banyak calon penerima beasiswa berasal dari daerah pelosok Indonesia, dengan akses pendidikan terbatas dan minim bimbingan keislaman yang komprehensif. Salah satunya adalah Sirod dan Irma, alumni program Paket C PKBM Berdaya Indonesia. Mereka memiliki motivasi besar untuk belajar, namun lingkungan yang kurang mendukung sempat menghentikan Impian mereka., Sirod dan Irma rajin belajar agama termasuk menghafal Al Qur’an, namun tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Mereka berdua merupakan anak yang cerdas dan memiliki kepemimpinan yang kuat. Keduanya berasal dari background yang jauh dari kata privileged, karena mereka tidak memiliki ayah lagi, sedangkan ibu mereka bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Sayangnya, mereka tidak dapat melanjutkan studi ke universitas sebab faktor ekonomi. Kemudian, kami menawarkan beasiswa kepada mereka untuk melanjutkan studi mereka ke universitas. Akhirnya, kami menyediakan program beasiswa ini.

Program Beasiswa Tahfidzul Qur’an untuk menjadi Da’I bertujuan untuk :

  • Akses dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan : memastikan bahwa siswa yang sesuai dengan kualifikasi program, terlepas dari latar belakangnya, dapat mengakses ke tingkat pendidikan tinggi.
  • Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas siswa : memberdayakan siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk memutus siklus kemiskinan, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri dan komunitasnya.
  • Social impact : menciptakan dampak nyata atau efek riak bagi sosial dengan menginspirasi orang lain untuk berkontribusi serta membuat pendidikan lebih inklusif bagi siswa dari masyarakat dhuafa/marjinal atau terpinggirkan.

Kriteria pemilihan kandidat beasiswa program dengan memilih dua siswa/alumni kami sebagai berikut :

  • Keunggulan / prestasi akademik yakni memilih siswa dengan prestasi akademik yang luar biasa dan semangat yang tulus untuk belajar.
  • Kebutuhan finansial dengan mengidentifikasi siswa dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung yang tidak memiliki sarana untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
  • Memiliki potensi kepemimpinan yakni mencari siswa atau alumni yang menunjukkan kualitas kepemimpinan dan komitmen untuk membuat dampak positif di komunitas mereka.
  • Keragaman dan inklusivitas dengan mempromosikan keragaman dengan memastikan keterwakilan lintas gender, etnis, dan latar belakang sosial lainnya.

Lalu, bagaimana program beasiswa ini akan meng-cover pendidikan tinggi penerima beasiswa di Perguruan Tinggi ?

  • Biaya pendidikan (tuition fee) dibayarkan untuk biaya kuliah penuh, memastikan siswa dapat fokus pada studi mereka tanpa beban keuangan.
  • Buku, perlengkapan dan internet dimana siswa menerima dukungan keuangan untuk membeli buku teks, bahan belajar, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk perjalanan akademik mereka.
  • Biaya hidup dimana tunjangan bulanan akan diberikan untuk menutupi akomodasi, makanan, dan transportasi, memungkinkan siswa untuk sepenuhnya fokus pada pendidikan mereka.

Tentunya program beasiswa ini menghadapi tantangan, dengan begitu perlu diantisipasi atau cara mengatasinya.

  • Menjaga kinerja akademik dimana dilakukan program pendampingan dan check-in rutin dilaksanakan untuk memberikan dukungan akademik dan bimbingan kepada penerima beasiswa.
  • Beradaptasi dengan kehidupan masyarakat dimana dilaksanakan program orientasi dan jaringan dukungan sebaya akan dibentuk untuk membantu siswa menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik dan sosial yang baru.
  • Keterlibatan masyarakat dengan mendorong keterlibatan siswa dalam proyek pengabdian masyarakat untuk membantu mereka mengembangkan rasa tanggung jawab sosial dan berkontribusi secara bermakna bagi masyarakat.


Tahapan program beasiswa ini dilakukan sebanyak tiga tahap sebagai berikut :

  • Periode aplikasi / administrasi yakni siswa mengajukan beasiswa dalam jangka waktu tertentu.
  • Proses seleksi dengan dilakukan secara ketat untuk mengidentifikasi kandidat yang paling layak dan memenuhi kriteria atau kualifikasi.
  • Penghargaan beasiswa yakni dilakukan pemberitahuan kepada kandidat penerima beasiswa terpilih secara resmi serta serah terima beasiswa kepada siswa terpilih.

Cerita Sirod dan Irma  hanyalah satu dari banyak kisah perubahan yang terjadi melalui Setiap program yang dilakukan tentu terdapat hasil yang diharapkan bagi penerima manfaat yang penerima beasiswa serta masyarakat, yakni :

  • Keunggulan akademik : Penerima beasiswa akan mencapai kesuksesan akademik yang luar biasa, menjadi panutan bagi generasi mendatang.
  • Kesempatan kerja : setelah lulus, siswa atau penerima beasiswa akan memiliki prospek kerja yang meningkat dan berkontribusi positif pada angkatan kerja.
  • Dampak nyata bagi komunitas : Siswa penerima beasiswa kembali serta berkontribusi baik secara aplikasi keilmuan melalui pengabdian kepada komunitas mereka, mendorong perubahan positif dan mengangkat orang-orang di sekitar mereka.

Program Beasiswa Sarjana Tahfidzul Qur’an untuk Menjadi Da’i. Investasi dalam program ini telah membuktikan bahwa dengan dukungan yang tepat, anak didik atau alumni program pendidikan kesetaraan pun bisa menjadi agen perubahan Islam yang penuh hikmah. Tentunya keberhasilan program ini atas dukungan para donatur yang dengan ikhlas turut mencerdaskan anak bangsa melalui memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak berbakat dari kalangan marjinal, agar dapat menempuh pendidikan ke jenjang yang tinggi.

Dengan mendukung program beasiswa ini, kami dapat membuat perbedaan nyata dalam kehidupan dua siswa yang layak, memberi mereka kesempatan yang akan mengubah masa depan mereka. Bergabunglah dengan kami dalam memberdayakan generasi berikutnya dan membangun masyarakat yang lebih inklusif.